Link


ShoutMix chat widget

Lapan Pastikan Bukan Jejak UFO, Polisi Usut


"Apakah tujuannya untuk bersenang-senang atau untuk seni?" kata Kapolres Sleman.
Rabu, 26 Januari 2011, 07:20 WIB
Arfi Bambani Amri
Crop Circle di persawahan Berbah, Sleman (Antara)

VIVAnews - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) memastikan crop circle atau pola sirkuler di persawahan Berbah, Sleman, adalah karya manusia. Kepolisian menyatakan, akan mempelajari laporan Lapan itu dan akan mengusutnya.

Kepala Kepolisian Resor Sleman Ajun Komisaris Besar Irwan Ramaini mengatakan, hasil penelitian tim Lapan tadi membuktikan bahwa pola itu bukan jejak UFO dan juga bukan karena fenomena alam, tapi ini perbuatan manusia. Dilihat dari rebahan padi, sepertinya satu arah semua dan rebahnya mulai dari pangkal atau akarnya, dan searah semua.

"Kami akan melakukan penyelidikan, apa maksudnya membuat seperti ini," kata Irwan. "Apakah tujuannya untuk bersenang-senang atau untuk seni karena kalau yang terjadi di luar negeri, motifnya untuk seni."

Untuk saat ini polisi tetap mengamankan kawasan Crop Circle ini. Polisi tak ingin ada lagi korban jiwa yang jatuh. Sebelumnya, seorang mahasiswa  tewas setelah naik ke atas bukit untuk menyaksikan Crop Circle tersebut.

"Saat ini untuk pengunjung yang naik ke atas bukit kami larang keras. Tidak boleh menonton dengan naik ke atas, karena ini demi keselamatan pengunjung," kata Irwan.

Ramainya khalayak datang ke sebuah persawahan di Jogotirto, Berbah, Sleman, untuk melihat Crop Circle, membuat pihak keamanan menambah aparat di lokasi. "Pengamanan dari Polsek Berbah ditambah 50 anggota dari Polres Sleman. Jadi ada sekitar dua pleton untuk mengantisipasi masyarakat," ujar Irwan.

Menurut Irwan, crop circle di Berbah Sleman menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat. Jumlah pengunjung yang ingin melihat cukup banyak. "Sulit kami menghalangi masyarakat. Yang bisa kami lakukan adalah mengimbau agar jangan sampai ada korban lagi," katanya.

Di situs Studentmagz.com , seorang mahasiswa Universitas Gadjah Mada mengklaim telah membuat pola sirkuler tersebut bersama lima temannya. Namun, siapa identitasnya tidaklah jelas. Dia hanya menjelaskan mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan UGM. (Laporan Erick Tanjung, Sleman | kd)

• VIVAnews

Wed, 26 Jan 2011 @09:12


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 2+1+8

Copyright © 2017 agoestry_902@yahoo.com · All Rights Reserved